SUMBA BARAT DAYA – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1629/SBD, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han, M.Han, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi sasaran kegiatan yang tersebar di Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Senin (11/05/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memantau perkembangan, mengevaluasi kualitas pekerjaan, sekaligus memastikan seluruh sasaran baik fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sepenuhnya sebelum masa pelaksanaan program berakhir.
Dalam peninjauan tersebut, Dansatgas didampingi oleh para perwira staf, pengawas teknis, dan ketua kelompok kerja menelusuri satu per satu titik pembangunan. Mulai dari pembukaan dan pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 meter, lokasi pengeboran sumur bor yang kini telah mencapai kedalaman signifikan dan mulai menemukan potensi air, hingga pembangunan fasilitas sanitasi umum berupa MCK yang konstruksinya terus dimatangkan. Ia juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan pertanian, kesehatan, dan wawasan kebangsaan yang disampaikan kepada warga secara bergantian.
Di setiap lokasi, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han memberikan perhatian serius terhadap detail pengerjaan. Ia menanyakan progres pencapaian persentase pekerjaan, kendala teknis yang mungkin dihadapi di lapangan, serta mengecek kesesuaian hasil kerja dengan spesifikasi teknis dan rencana kerja yang telah ditetapkan. Tidak hanya itu, Dansatgas juga berinteraksi langsung dengan para personel Satgas maupun warga yang sedang bekerja bahu-membahu, memberikan semangat dan arahan agar pekerjaan tetap berjalan aman, tertib, dan berkualitas tinggi.
Dansatgas menegaskan, waktu pelaksanaan TMMD ke-128 semakin mendekati tahap akhir. Oleh karena itu, seluruh elemen yang terlibat diminta untuk memacu kinerja dan memaksimalkan tenaga serta pikiran agar tidak ada satu pun program yang tertunda atau belum rampung saat acara penutupan nanti.
“Target kami sangat jelas, seluruh sasaran baik fisik maupun nonfisik harus 100 persen selesai dan berfungsi dengan baik sebelum masa tugas TMMD 128 ini berakhir. Saya turun langsung ke lapangan untuk memastikan hal ini berjalan sesuai rencana. Jangan ada pekerjaan yang tertunda, jangan ada detail yang terlewatkan. Mulai dari jalan, sumur bor, MCK, hingga penyuluhan kepada warga, semuanya harus tuntas dan memberikan manfaat nyata,” tegas Dansatgas di lokasi pekerjaan.
Lebih lanjut ia menekankan bahwa kualitas hasil pembangunan menjadi prioritas utama, tidak hanya sekadar selesai tepat waktu, tetapi juga kokoh, awet, dan benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Ia mengapresiasi semangat kerja para prajurit dan antusiasme warga desa yang terus membantu, yang menjadi kunci utama kelancaran setiap tahapan kegiatan.
“Kualitas adalah harga mati. Kami membangun bukan untuk sementara waktu, melainkan mewariskan aset yang berguna bagi kemajuan desa ini bertahun-tahun ke depan. Saya melihat semangat yang luar biasa dari anggota dan warga, dan ini harus terus dijaga hingga garis finis. Pastikan setiap konstruksi kuat, setiap fasilitas lengkap, dan setiap materi penyuluhan tersampaikan dengan baik hingga ke pelosok keluarga,” tambahnya.
Terkait sasaran nonfisik, Dansatgas juga mengingatkan agar materi yang disampaikan tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar dipahami dan dipraktikkan warga dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hal pola hidup sehat, teknik bertani yang lebih maju, maupun memperkokoh rasa persatuan dan cinta tanah air.
Sementara itu, warga Desa Umbu Wangu yang turut hadir dan mendampingi peninjauan menyambut baik perhatian yang diberikan pimpinan. Mereka semakin optimis bahwa seluruh pembangunan yang dijanjikan akan segera terwujud seutuhnya dan membawa perubahan besar bagi wilayah mereka.
Hingga akhir peninjauan, seluruh sasaran pekerjaan tercatat berjalan sesuai jadwal bahkan ada yang lebih cepat dari rencana. Dengan komitmen kuat dan arahan langsung dari Dansatgas, Satgas TMMD 128 Kodim 1629/SBD bertekad mewujudkan hasil terbaik, memastikan keberhasilan program ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam membangun desa dan menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya. (and)


