Muratara,BRS – Masyarakat Desa Batu Gajah Raya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) atas pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Batu Gajah Baru dan Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten MURATARA, Sabtu (3/1/2025)
Antusias warga disampaikan langsung oleh warga kepada Bupati Muratara H. Devi Suhartoni dan Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi atas perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurut warga, keberadaan jembatan gantung tersebut memiliki peranan penting sebagai akses utama transportasi masyarakat, baik untuk kegiatan pertanian maupun menunjang aktivitas perekonomian sehari-hari.
“Jembatan ini adalah akses transportasi masyarakat, baik untuk pertanian maupun akses ekonomi. Jadi jembatan ini memang sangat dibutuhkan oleh warga,” ujar Adi salah satu warga saat ditemui di lokasi.
Kini, jembatan gantung tersebut sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Warga terlihat melintas menggunakan sepeda motor roda dua maupun berjalan kaki untuk beraktivitas antar desa.
Selama kurang lebih dua tahun terakhir, masyarakat terpaksa menggunakan transportasi air sebagai jalur alternatif untuk menyeberang sungai. Kondisi tersebut membuat warga harus mengeluarkan biaya tambahan setiap kali bepergian.
Untuk diketahui, jembatan gantung Desa Batu Gajah sebelumnya putus sekitar tahun 2023 akibat terjangan air sungai yang deras. Akibatnya, aktivitas masyarakat sempat terganggu dan menimbulkan kerugian, terutama di sektor ekonomi dan pertanian.
Dengan dibangunnya kembali jembatan gantung tersebut, masyarakat berharap mobilitas dan perekonomian desa dapat kembali normal serta berkembang lebih baik ke depannya.
“Sekali lagi, Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muratara, terutama kepada Bupati dan Wakil Bupati, serta DPRD Kabupaten Muratara yang telah membangun jembatan gantung desa kami. Semoga ke depannya tidak terjadi lagi bencana yang mengakibatkan jembatan gantung putus,” ujar beberapa warga serentak Herman


