Minggu, Maret 8, 2026
No menu items!
No menu items!
BerandaTNISatgas TMMD 127 Kodim 0430/BA Bersama Warga Desa Wonosari Ciptakan Pupuk Organik...

Satgas TMMD 127 Kodim 0430/BA Bersama Warga Desa Wonosari Ciptakan Pupuk Organik dari Limbah Pertanian

Banyuasin – Dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0430/Banyuasin bekerja sama dengan warga Desa Wonosari serta siswa SMPN 3 Pulau Rimau melaksanakan kegiatan teknologi tepat guna berupa pemanfaatan limbah jerami padi, enceng gondok, dan gula merah menjadi pupuk cair dan pupuk padat. Kegiatan ini berlangsung di lokasi desa Wonosari, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan ini merupakan inovasi yang bertujuan mengurangi limbah pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian warga desa dan menanamkan wawasan kepada generasi muda tentang pentingnya teknologi ramah lingkungan. Limbah jerami padi yang biasanya dibakar atau dibuang, diolah menjadi pupuk organik cair dan padat yang ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah. Begitu pula dengan enceng gondok dan gula merah yang diolah menjadi pupuk cair dan padat, sehingga bisa digunakan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD bersama warga desa dan siswa-siswi SMPN 3 Pulau Rimau secara bergotong royong mempersiapkan bahan-bahan, mencampur dan mengolah limbah menjadi pupuk sesuai prosedur. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pelajar tentang teknologi tepat guna, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga desa dalam upaya meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan pertanian.

Selain itu, kehadiran siswa SMPN 3 Pulau Rimau dalam kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan pengetahuan mereka sejak dini tentang pentingnya inovasi dan pelestarian lingkungan dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan desa.

Dansatgas TMMD 127, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dan relevan dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. “Pemanfaatan limbah pertanian menjadi pupuk organik ini merupakan langkah inovatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Wonosari dan generasi muda. Selain membantu mengurangi limbah, kegiatan ini juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara mandiri dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Lebih jauh, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, masyarakat, dan pelajar mampu menciptakan solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan pertanian dan lingkungan. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dan generasi muda semakin sadar akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan mampu menerapkan teknologi tepat guna dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Banyuasin untuk mengembangkan inovasi berbasis limbah pertanian yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dengan langkah ini, diharapkan desa Wonosari dapat menjadi desa yang mandiri, sehat, dan ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments