OKU TIMUR, 20 Oktober 2026 — Kecepatan dan kualitas pembangunan talud penahan tanah di Desa Mengulak tidak hanya datang dari kesungguhan personel Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU semata. Di setiap bagian dinding yang berdiri tegak, terlihat jelas tangan warga setempat ikut menyusun batu, mengaduk semen, dan mengangkut material. Bersama-sama, mereka bergerak sebagai satu tim, saling mengisi dan saling menyemangati agar pelindung jalan ini dapat selesai lebih cepat dan kokoh.
Terlihat di lokasi, tidak ada jarak antara seragam loreng dan pakaian warga. Satu orang meletakkan batu, orang lain segera menyiram adukan semen, sementara yang lain membawa batu berikutnya tanpa diminta. Kerja sama ini membuat pekerjaan yang berat terasa jauh lebih ringan dan berjalan lebih lancar. Setiap hari semakin banyak warga yang ikut, menyadari bahwa talud ini adalah milik mereka, yang akan melindungi jalan desa ini bertahun-tahun ke depan.
Salah satu warga yang ikut bekerja, Bapak Darmawan, menyampaikan rasa bangganya:
“Kalau hanya dikerjakan Bapak-bapak TNI saja, pasti akan lebih lama selesainya. Karena ini untuk kepentingan kita bersama, maka kami turut serta membantu. Kami ingin jalan ini aman, tidak mudah longsor, dan bisa dilalui kapan saja. Melihat kami bekerja bersama-sama seperti ini, rasanya sangat membahagiakan. Semangat mereka menularkan ke kami, dan semangat kami pun memperkuat mereka,” ujar Bapak Darmawan sambil terus menyusun batu.
Kehadiran warga ini sangat membantu mempercepat pasokan material ke titik-titik pengerjaan, sehingga personel Satgas dapat fokus menyusun struktur dengan ketelitian tinggi. Hasilnya terlihat jelas dinding talud tumbuh memanjang dan tegak, rapi dan kokoh, setiap harinya bertambah pesat.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa gotong royong adalah kekuatan terbesar di sini:
“Batu dan semen saja tidak akan membangun sesuatu yang kokoh jika tidak dikerjakan dengan persatuan. Kehadiran warga di sini, bekerja berdampingan dengan prajurit, inilah yang mempercepat penyelesaian sekaligus memperkuat makna pembangunan ini. Semakin banyak tangan yang bergabung, semakin cepat manfaatnya dirasakan oleh semua orang. Teruslah bergerak bersama seperti ini, karena inilah keindahan TMMD yang sesungguhnya,” tegas Letkol Arh Yusuf Winarno.
Dengan semangat kebersamaan yang terus menyala, Satgas dan warga berkomitmen menyelesaikan seluruh pembangunan talud tepat waktu, meninggalkan tidak hanya dinding batu yang kokoh, tetapi juga ikatan persaudaraan yang tak tergoyahkan di Desa Mengulak.(*)


