Curah hujan tinggi Sungai Rupit dan Rawas meluap lHingga Masuk Kepemukiman

0
160

MURATARA,BRS -Tingginya curah hujan dibagian hulu membuat Dua Aliran Sungai di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sungai Rupit dan Sungai Rawas. Meluap dan mengakibatkan banjir dienam Kecamatan yang dilalui oleh kedua Sungai

Meluapnya dua aliran sungai tersebut dikabarkan mulai pukul 10.00 wib. Dimana untuk air sungai Rupit wilayah Kecamatan Karang Jaya masuk pemukiman warga pertama kali Desa Tanjung Agung dan menyusul Desa-Desa lainya di bagian hilir yang dekat dengan bantaran sungai.

Bahkan informasi yang dihimpun untuk sungai rawas air masuk kepemukiman masyarakat di Desa Muara Kuis serta menyusul desa-desa yang ada dibagian hilir sungai.

Dari dua aliran sungai tersebut bertemu muaranya di Kecamatan Rupit yang mengakibatn potensi banjir bandang dan masuk kepemukiman masyarakat hingga ketinggian setenga hingga satu meter.

Seperti yang disampaikan warga Noman Baru, Kecamatan Rupit, Sahudi (38) mengatakan bahwa banjir yang masuk hingga pemukiman masyarakat diakibatkan meluapnya aliran sungai rupit.

“Banjir ini tiba-tiba dan sangat cepat debit air meluap hingga masuk pemukiman masyarakat. Dan mengakibatkan vasilitas umum seperti sekolah dan jalan ikut terendam banjir,” ungkapnya

Banjir diakibatkqn curah hujan yang tinggi dibagian hulu. “Karna saat datangnya banjir tidak dalam hujan ataupun mendung,” terang nya

Terpisa kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Sarmidi melalui kabid Penanggulangan Bencana Zazili, membenarkan beberapa wilayah dalam Kabupaten Muratara terdampak banjir bandang.

“Banjir ini akibat luapan air sungai. Yakni sungai Rupit dan Sungai Rawas,” kata ia.

Dilanjutkanya, dari dua sugai tersebut akan kembali menimbulkan dampak banjir untuk wilayah bagian hilir. Karna kedua sungai tersebut muaraya bertemu di wilayah Kecamatan Rupit.
“Saya harapkan untuk masyarakat Kecamatam Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir untuk waspada karna diperidiksi air akan masuk pemukiman masyarakat menjelang malam,” sampainya.

Ditambahkanya, banjir yang bagian hilir sungai berpotensi lebih dalam karna pertemuan air di aliran dua sungai. Dan kedalaman air bisa mencapai 1 meter bagi penduduk yang berada di pinggir bantaran sungai.

“Kami harapkan malam ini tidak turun hujan agar. Air bandang ini cepat berlalu dan tidak kembali menimbulkan potensi banjir,” jelas nya

mengenai dampak banjir, bahwa sampai berita ini diterbitkan selain rumah warga terdampak banjir ada juga vasilitas umum, sekolah dan jalan umum ikut terdampak. “Banjir bandang ini belum ada keluhan. Namun warga tetap ada laporan,” ucapnya

Kapolsek Karang Jaya Iptu Surhadi mengatakan, saat mendapatkan informasi bahwa air sungai rupit meluap alias naik, pihaknya langsung turun menyusuri di pinggiran aliran sungai, guna memastikan keadaan masyarakat Kecamatan Karang Jaya yang sebenarnya.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum di temukan masyarakat yang mengalami kerugian akibat banjir, ada di beberapa titik rumah warga yang berada di dataran rendah mengalami kebanjiran namun tidak membahayakan,” tutup nya HER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here