SUMBA BARAT DAYA – Usai memimpin upacara penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 TA. 2026 di Lapangan Galatama, Desa Radamata, Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi sasaran pembangunan di Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis (21/05/2026). Kehadiran Pangdam bertujuan untuk meninjau, mengecek kualitas, serta memastikan seluruh hasil pembangunan berfungsi baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam didampingi langsung oleh Komandan Kodim 1629/SBD sekaligus Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han, serta Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T. Rombongan menelusuri satu per satu titik lokasi pekerjaan yang telah menjadi sasaran fisik utama selama pelaksanaan program berlangsung, mulai dari akses jalan yang telah diperlebar dan ditinggikan, fasilitas umum Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK), hingga lokasi sumur bor yang kini telah berhasil mengalirkan air bersih.
Di setiap titik lokasi, Pangdam menampakkan perhatian serius dan ketelitian tinggi. Ia melihat langsung kualitas konstruksi bangunan, memeriksa kekokohan struktur jalan, hingga melihat aliran air yang keluar dari sumur bor hasil pengeboran. Di lokasi MCK yang telah rampung dibangun dengan tampilan cat yang indah dan fasilitas lengkap, Pangdam menilai bangunan tersebut telah berdiri kokoh, rapi, dan sangat layak untuk digunakan masyarakat. Begitu pula di akses jalan desa, ia memastikan badan jalan sudah padat, rata, dan ketinggiannya sudah sesuai rencana teknis sehingga aman dilalui kendaraan dalam segala kondisi cuaca.
Khusus di lokasi sumur bor, Pangdam tampak cukup lama mengamati aliran air yang mengalir deras dan jernih. Ia mengapresiasi kerja keras tim teknis yang mampu menembus lapisan tanah dan bebatuan keras khas wilayah Sumba, hingga akhirnya berhasil menemukan sumber air yang melimpah. Bagi Pangdam, keberhasilan menghadirkan air bersih ini adalah pencapaian terbesar sekaligus jawaban nyata atas permasalahan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat Umbu Wangu.
Dalam penjelasannya, Dandim 1629/SBD melaporkan secara rinci seluruh proses pengerjaan, tantangan medan yang dihadapi, hingga rincian teknis pembangunan yang telah dilaksanakan selama satu bulan terakhir. Ia memastikan bahwa seluruh pekerjaan telah diselesaikan 100 persen, dikerjakan dengan bahan berkualitas, dan telah melewati tahap penyempurnaan akhir agar hasilnya maksimal dan awet digunakan bertahun-tahun.
“Seluruh sasaran fisik yang Bapak Pangdam lihat ini telah kami kerjakan dengan sebaik-baiknya, melibatkan partisipasi aktif masyarakat, dan kami pastikan kualitasnya terjamin. Mulai dari pondasi, struktur, hingga penyelesaian akhir kami kerjakan dengan penuh tanggung jawab, karena ini akan menjadi milik masyarakat dan aset daerah yang bernilai tinggi,” lapor Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han di hadapan Pangdam.
Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan rasa puas dan bangganya atas hasil pembangunan yang ada di hadapannya. Ia menilai hasil karya Satgas TMMD ke-128 sangat baik, berkualitas, dan benar-benar membawa perubahan nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ia menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun fisik, melainkan membangun kepercayaan dan kemanunggalan yang erat antara TNI dengan rakyat.
“Hasilnya sangat memuaskan, bagus, dan berkualitas. Saya lihat jalan sudah lebar dan padat, MCK sudah bersih dan lengkap, serta sumur bornya sudah keluar air jernih dan melimpah. Ini semua adalah karya nyata pengabdian TNI. Tugas saudara semua telah selesai dengan sangat baik. Apa yang dibangun di sini adalah solusi konkret bagi masyarakat Umbu Wangu. Air, jalan, dan sanitasi adalah kebutuhan dasar, dan sekarang semuanya sudah terpenuhi berkat kerja keras bersama,” ujar Pangdam memberikan apresiasi.
Kepada Bupati SBD dan masyarakat yang turut mendampingi, Pangdam berpesan agar fasilitas yang telah ada ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi desa, meningkatkan derajat kesehatan, serta membuka akses keterisolasian wilayah Wewewa Selatan.
“Sekarang fasilitas ini sudah resmi menjadi milik pemerintah daerah dan masyarakat. Kami titipkan semuanya untuk dijaga bersama. Jalan yang bagus akan memperlancar ekonomi, air yang bersih akan menjaga kesehatan. Semoga keberadaan fasilitas ini membawa berkah, kemajuan, dan kesejahteraan yang lebih baik lagi bagi seluruh warga Sumba Barat Daya,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan perhatian langsung Pangdam IX/Udayana, serta atas segala karya besar yang telah dibangunkan TNI di wilayahnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan bertanggung jawab penuh dalam pemeliharaan dan pengembangan lebih lanjut agar manfaatnya terus terasa berkali-kali lipat.
“Kehadiran Bapak Pangdam mengecek langsung ke lokasi membuat kami semakin yakin dan bangga atas kualitas pembangunan ini. Apa yang telah dikerjakan TNI sangat luar biasa dan sangat berarti bagi kami. Kami pastikan fasilitas ini akan kami rawat dengan baik, menjadi aset berharga yang akan kami wariskan untuk kemajuan anak cucu kami nanti,” ucap Ibu Bupati dengan penuh haru dan gembira.
Peninjauan lokasi berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Kehadiran Pangdam di lokasi pembangunan menjadi penutup yang indah sekaligus jaminan kualitas bahwa TMMD ke-128 telah meninggalkan jejak emas dan manfaat abadi bagi kemajuan Desa Umbu Wangu dan masyarakat Kecamatan Wewewa Selatan. (*)


